JAKARTA – Kawasan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dipadati massa pendukung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Kamis (5/11/2026) pagi.
Massa mulai memadati area pengadilan menjelang kehadiran Jokowi yang dijadwalkan memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu untuk terdakwa Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa.
Pantauan di lokasi sekira pukul 07.45 WIB, suasana di depan PN Jakarta Timur tampak sangat ramai.
Massa pendukung terlihat membawa dan membentangkan berbagai atribut dukungan berupa spanduk.
Sejumlah tulisan bernada dukungan terhadap Jokowi terpampang di depan gedung pengadilan, di antaranya bertuliskan “Kami Percaya Jokowi” hingga “Setia Bersama Jokowi”, serta beragam poster dukungan lainnya.
Akibat ramainya konsentrasi massa, aparat kepolisian langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan penyekatan arus lalu lintas di ruas Jalan Dr. Sumarno, persis di depan gerbang utama PN Jakarta Timur.
Pengamanan ketat pun diberlakukan di sekeliling area persidangan.
Personel kepolisian diterjunkan dalam jumlah besar, terdiri dari unsur Polisi Lalu Lintas (Lantas), Reserse, hingga personel Brimob bersenjata lengkap yang bersiaga mengamankan perimeter.
Tak hanya penyiagaan personel, kepolisian juga mengerahkan sejumlah kendaraan taktis (rantis) dan mobil water cannon yang terparkir di sekitar kawasan PN Jakarta Timur guna mengantisipasi potensi eskalasi situasi dan gangguan keamanan selama persidangan berlangsung.
Seperti diketahui, agenda sidang hari ini menghadirkan Joko Widodo bersama ajudannya, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, sebagai saksi yang dipanggil oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk membuktikan dakwaan perkara tersebut di hadapan Majelis Hakim. (TRIBUNNEWS.COM)