Sudah mulai masuk musim hujan, jangan lupa persiapkan jas hujan. Jangan berteduh di bawah flyover atau pinggir jalan saat hujan, karena rawan terjadi kecelakaan dan menyebabkan macet.
Karena itu, sedia jas hujan sebelum berangkat beraktivitas.
Selama ini baru tahu kalau ternyata jas hujan tidak boleh disimpan di bagasi motor.
Christanto Ramli selaku owner pelengkapan riding Gasoline Rider Station di daerah Cempaka putih, Jakarta Pusat kasih penjelasan soal hal ini.
“Jas hujan boleh-boleh saja kok disimpan di bagasi motor, kan fungsi bagasi memang untuk menyimpan barang termasuk jas hujan,” buka Om Chris sembari bercanda.
“Tapi yang tidak disarankan adalah kalian menyimpan jas hujan yang basah dalam waktu lama di bagasi motor,” tambahnya.
Hal ini berlaku untuk jas hujan tipe apapun karena menyimpan jas hujan yang basah di dalam bagasi dalam waktu lama bisa bikin jas hujan jadi rusak.
“Posisi bagasi itu kan dekat dengan mesin, jadi jas hujan basah ketemu hawa panas di bagasi bisa bikin getas dan jas hujan jadi kurang nyaman dipakainya,” ucapnya.
“Kalau misalnya kita lagi riding hujan lalu hujannya reda mau tidak mau kan jas hujan kita letakkan di bagasi, itu masih aman,” terangnya lagi.
“Tapi pastikan setelah sampai rumah atau tempat langsung jemur jas hujannya jangan disimpan terus di bagasi. Biar dia kering di luar,” lanjut Om Chris yang hobi turing.
Jadi sah-sah saja tuh menyimpan jas hujan di bagasi selama kondisinya tidak basah.
(MOTOR Plus-online.com)