Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa Sumatera Utara menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak yang masuk dalam cakupan UHC Prioritas.
“Ini merupakan suatu kebanggaan untuk saya. Saya apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah menyiapkan jaminan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam arahannya menekankan agar seluruh kepala daerah memastikan pelayanan kesehatan berjalan cepat, merata dan tanpa hambatan.
“Saya mau pelayanan tidak boleh lama, tidak ada alasan kamar penuh, semua harus dilayani dengan rata,” tegasnya.
Bobby juga menyebutkan bahwa sebanyak 172 rumah sakit, 619 puskesmas, dan 510 klinik telah dilibatkan untuk mendukung pelaksanaan UHC Prioritas.
“Saya mau UHC ini benar-benar bermanfaat dan dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Bupati Langkat Syah Afandin menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan penerapan UHC Prioritas di Kabupaten Langkat.
“Kita mendapat tambahan dua unit puskesmas pembantu di Langkat. Ini semakin menambah semangat kita dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Langkat,” ujarnya.
Syah Afandin memastikan penghargaan yang diterima bukan hanya bentuk pengakuan, tetapi sekaligus menjadi dorongan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan dan memastikan masyarakat Langkat mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas.





